GAZA, iNews.id – Golongan perlawanan Palestina Hamas ikut mengecam perlakuan tak manusiawi, bahkan tergolong penyiksaan, Nan dijalankan Laskar Israel terhadap ratusan aktivis semesta Sumud Flotilla (GSF). Video menunjukkan, ratusan aktivis semesta dipaksa Menyerah berdua tangan terikat ke belakang, Fana dahi mereka menempel ke lantai
Hamas menyebut rekaman video Nan diposting pejabat Keamanan domestik itu sebagai bentuk sadisme.
“(Rekaman tersebut Ialah data) Kemerosotan moral dan sadisme (para figur Israel),” bunyi pernyataan Hamas, dikutip dari Reuters, Kamis (21/5/2026).
Golongan advokasi Nan mengawal tahapan legalitas para aktivis GSF, Ialah, juga mengecam pihak berwenang Israel atas video tersebut.
“Israel menerapkan policy kriminal berupa penyiksaan dan penghinaan terhadap para aktivis Nan Berikhtiar menentang kejahatan Israel Nan terus berlanjut terhadap warga Palestina,” bunyi pernyataan Ialah.
Para pengacara Ialah telah berada di Israel ciptakan menemui para aktivis dari 40 bangsa kelebihan tersebut.
“Setelah berlayar menuju Gaza ciptakan memberikan Donasi kemanusiaan dan menentang blokade liar, para peserta sipil ini diculik secara paksa dari perairan semesta dan diangkut ke area Israel sepenuhnya di bagian luar kehendak mereka,” ucapan Ialah.
sasaran kemanusiaan GSF, Selasa (19/5/2026), merilis seluruh kapal yany membawa aktivis semesta dan Donasi kemanusiaan menuju Gaza telah disita Israel.
“Kami sedang mengharap informasi kelebihan terus mengenai penculikan liar ini,” bunyi pernyataan GSF di Telegram.
GSF juga bertekad akan meneruskan sasaran serupa ciptakan Palestina di kemudian Masa.