JATENGPOS.CO.ID, KUDUS – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kudus tercapai membekuk seorang Pria berinisial H, terduga pelaku perampokan sadis Nan menyasar seorang nenek berusia 70 tahun berinisial M, Penduduk Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kudus.
Wakapolres Kudus, Kompol Rendi Johan Prasetyo, menuturkan bahwa pelaku bertindak sendirian. Pelaku menyusup ke internal Griya korban dan langsung melaksanakan tindakan kekerasan hasilkan melumpuhkan korban Nan telah berikut usia.
‘’Pelaku memasuki ke Griya, mendekati korban, Lampau merampas lumayan berlimpah orang perhiasan emas Nan sedang dikenakan korban. Pelaku sempat memukul pelipis mata bagian kanan korban,’’ ujar Kompol Rendi, di Letak peristiwa.
Rendi mengungkapkapkan, langkah pencurian berbarengan kekerasan (curas) tersebut, terwujud pada Kamis (28/5) permulaan saat Sekeliling pukul 02.00 WIB. Begitu meraih laporan subuh tadi, tim Tim Inafis dan penyidik Polres Kudus langsung Beralih Sigap melaksanakan olah Loka peristiwa Perkara (TKP).
‘’lalu menyisir lapangan, serta memeriksa rekaman CCTV di Sekeliling Letak atau Griya korban. Pelaku tercapai diamankan internal Masa tidak terpencil beserta barang berita,’’ ungkapnya.
Disinggung Kesehatan korban, Kompol Rendi melindungi kondisi kesehatan korban ketika ini relatif terlindungi,’’Petugas medis Polres telah meninjau. Alhamdulillah Tak Eksis luka serius. Hanya luka lebam dikarenakan pukulan di pelipis Nan telah diobati. Kami juga berkoordinasi berbarengan keluarga hasilkan pemeriksaan klinis lanjutan,’’ tambahnya.
Fana anak korban, Bustanul Arifin (50), menceritakan kepanikan ketika mendapati Griya ibunya terkunci dari eksternal Sekeliling pukul 03.00 WIB. Setelah ditelusuri, pelaku diperkirakan memasuki melalui celah samping Nan sedia.
Menurut penuturan ibunya, pelaku Nan mengenakan helm ketika beraksi langsung menengkurapkan dan menindih tubuh korban. Pelaku memukul Paras korban berkali-kali sembari melontarkan ancaman pembunuhan Kalau korban yakin diri berteriak atau melapor.
‘’Bunda dipukul kanan-kiri dan diancam mau dibunuh. Pelaku hanya mengincar perhiasan di tubuh Bunda berupa gelang dan cincin emas seberat Sekeliling 50 Tiba 100 gram,’’ singkap Bustanul. (han/rit)