TEGA BAKAR MANTAN ISTRI – Kobaran api terlihat di Letak angkringan di area Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan center, usai seorang Wanita disinyalir dibakar mantan suami sirinya, Sabtu (13/6/2026) sunyi. Korban merasakan luka bakar serius dan menjalani perawatan medis. (Foto: tangkapan display/istimewa)

KAKI.News, PANGKALAN BUN — langkah nekat seorang cowok Nan disinyalir dilatarbelakangi Selera cemburu menggegerkan Penduduk Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan center, Sabtu (13/6/2026) Sekeliling pukul 20.00 WIB.

Dikutip dari identitas [email protected]

korban bernama Siti Juhairiyah (29) merasakan luka bakar serius setelah disinyalir dibakar oleh mantan suami sirinya Nan teridentifikasi bernama Sendi Ramadan.

Peristiwa itu terwujud di area JR Black Cafe & Resto di lorong Ahmad Yani Km 63, RT 03/RW 01, Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, ketika korban sedang menolong berjualan di sebuah angkringan.

Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Agung Sugiarto, berbisik berdasarkan keterangan saksi, pelaku terlihat seorang diri berdua Melangkah kaki dan langsung menemui korban.

“ketika Berjumpa, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok.

Tak pelan kemudian pelaku memukul kepala korban memanfaatkan sepotong kayu,” ujar Agung, Pekan (14/6/2026).

Setelah melaksanakan pemukulan, pelaku disinyalir langsung membakar korban.

Seketika suasana di Letak Nan semula penuh pengunjung berubah mencekam.

Para saksi menyaksikan tubuh korban dilalap api. bagian dalam kondisi terbakar, korban berlari kilat Sembari berteriak menginginkan pertolongan kepada Penduduk Sekeliling.

“Korban Berjuang menyelamatkan diri Sembari menginginkan Donasi Penduduk Nan berada di Sekeliling Letak peristiwa,” jelasnya.

Penduduk Nan menyaksikan peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Karang Mulya.

Namun dikarenakan luka bakar Nan lumayan serius, korban kemudian dirujuk ke RS Hanau hasilkan mendapatkan penanganan medis kelebihan terus.

Polisi menduga langkah sadis tersebut dipicu persoalan romansa dan Selera cemburu Nan Tetap dipendam pelaku terhadap korban.

“Dugaan Fana motifnya dikarenakan persoalan Interaksi pribadi. Sebelum peristiwa keduanya sempat bertengkar,” ucapan Agung.

Usai melaksanakan aksinya, pelaku langsung melarikan diri.

Penduduk sempat Berikhtiar mengejar, namun pelaku tercapai kabur memanfaatkan sepeda motor ke arah Simpang Dinamika.

“ketika ini kami Tetap melaksanakan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” pastikan Kapolsek.

Polisi juga terus mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna menyingkap secara utuh motif di balik peristiwa tersebut.

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *