BANDUNG, iNews.id – Kasus penganiayaan dan penyekapan sadis Nan menimpa Yuvita Tri Rezeki alias YTR (29) di Kabupaten Bandung menyita perhatian serius dari Istana republik. Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman meninjau langsung kondisi korban Nan inti dirawat intensif di Griya Sakit Biasa center (RSUP) Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Kamis (25/6/2026). 

Dudung menegaskan bahwa republik hadir ciptakan menjamin perlindungan warganya. Ia menjamin seluruh biaya perawatan korban akan ditanggung oleh republik melalui skema BPJS Kesehatan. 

lafal Juga

Menkes Jamin Wanita Korban Penyekapan Sadis Taufik Hidayat meraih Perawatan Optimal

internal kunjungannya, Dudung Abdurachman mengemukakan Selera prihatin Nan mendalam dari pemimpin Prabowo Subianto atas petaka Nan menimpa korban. Pihak Istana mengutuk keras tindakan keji tersangka, Taufik Hidayat, Nan dinilai telah di bagian luar batas kemanusiaan. 

“Tindakan pelaku ini telah sangat Bengis dan di bagian luar batas kemanusiaan. Kasus ini sebagai perhatian langsung dari pemimpin Prabowo,” ujar Dudung di RSHS Bandung. 

Kondisi Yuvita Korban Penyekapan Taufik Hidayat Membaik, Jalani Terapi Duduk

lafal Juga

Kondisi Yuvita Korban Penyekapan Taufik Hidayat Membaik, Jalani Terapi dudukin

Dudung juga menghargai kesigapan jajaran Polda Jawa Barat Nan Beralih Sigap meringkus Taufik Hidayat di kawasan Majalaya tak memakai perlawanan. Kendati demikian, KSP mendesak aparat penegak aturan ciptakan Tak memberikan kelonggaran terbatas pun dan menjatuhkan Hukuman aturan seberat-beratnya kepada pelaku. 

“Kami menghargai kerja Sigap Polda Jabar Nan telah menangkap pelaku. Kami menginginkan pihak kepolisian dan kejaksaan ciptakan menghukum pelaku berbarengan seberat-beratnya sesuai aturan Nan Beraksi,” ungkapan mantan Kasad tersebut.

Tim Dokter Lintas Spesialis Dibentuk

Guna meringankan beban keluarga korban, KSP Beralih Sigap mengerjakan koordinasi lintas instansi. Jaminan pembiayaan pengobatan ditegaskan terjamin setelah Dudung berkomunikasi langsung berbarengan Direktur Primer BPJS Kesehatan. 

Pihak RSHS Bandung Nan diwakili oleh Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, dr Fitra Hergayana, menerangkan kondisi klinis Yuvita Nan saat ini mulai berangsur membaik secara Biasa.

“Korban saat ini telah meraih diajak mengobrol secara responsif. telah Bisa nyemil secara Berdikari dan mulai meraih dudukin di Loka istirahat,” katanya.

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *