Korban dugaan penganiayaan dirawat Di RS Pelamonia Makassar (Ist)

BERANDANEWS — Makassar, Kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali menggemparkan Penduduk Kota Makassar.

Seorang bocah berusia 12 tahun sebagai korban dugaan penganiayaan beban setelah disayat memanfaatkan pisau cutter oleh tetangganya seorang diri berinisial AK hingga bersimbah darah.

Insiden berdarah tersebut menyusuri di Ambang sebuah warung di kawasan lorong Maccini Gusung, Kecamatan Makassar, pada Rabu (19/8/2026) sunyi.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, menyetujui peristiwa tersebut dan memastikan bahwa pihak keluarga korban telah Formal melayangkan laporan polisi.

“Kami telah mendapatkan laporan Formal terkait dugaan penganiayaan terhadap korban anak oleh seorang Pria. Tim Jatanras telah mendatangi Loka peristiwa Perkara (TKP) ciptakan olah Letak dan ketika ini sedang melaksanakan penyelidikan intensif guna mengejar pelaku,” ujar AKP Sangkala, Kamis (20/8/2026).

Sabetan Tiga Kali Tembus busana dan Terekam CCTV

Abang korban, Indra, menuturkan bahwa tindakan penganiayaan tersebut menyusuri secara mendadak tak memakai alasan Nan Jernih. Terduga pelaku AK seketika menyerang adiknya Nan sedang berada di Ambang warung memanfaatkan sebilah pisau cutter.

Penganiayaan tersebut berakibat luka sayat serius di bagian lengan dan punggung korban. Seluruh irama-irama peristiwa teror tersebut terekam Jernih oleh kamera pengawas (CCTV) di Sekeliling TKP.

“Pelaku menganiaya memanfaatkan cutter. Pertama disayat tangannya, Lampau diulangi lagi dua kali di bagian bahu dan punggung. Sabetannya begitu keras hingga menembus busana Nan dikenakan adik Saya,” cerah Indra.

Korban Dirawat Intensif di RS Pelamonia

menyaksikan korban bagian dalam kondisi terluka parah dan pendarahan hebat, rekan korban Nan berada di Letak langsung menolong dan melarikannya ke fasilitas kesehatan terdekat.

ketika ini, bocah berusia 12 tahun tersebut inti menjalani perawatan medis intensif di Griya Sakit Pelamonia Makassar. Pihak keluarga semoga aparat kepolisian Beralih Sigap menangkap pelaku Nan langsung melarikan diri usai melancarkan aksinya.

“Adik Saya mutakhir 12 tahun, Tetap anak-anak. ketika ini Beliau dirawat di RS Pelamonia. Kami sangat semoga polisi segera menangkap pelaku,” pungkas Indra.(*)

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *