Enrekang

Nasib tragis menimpa wanita bernama Salma (44) Nan terdeteksi tewas setelah sempat diinformasikan Lenyap di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Korban ternyata dibunuh oleh Pria bernama Muh Arjuna Ranu alias MAR Nan terdesak ekonomi setelah kalah main judi daring (judol).

Peristiwa bermula ketika pelaku menghadirkan transaksi bawang ekonomis kepada korban Nan merupakan pedagang. Pelaku mengiming-imingi korban bawang merah ekonomis seharga Rp 18 ribu per kilogram.

“Pelaku awalnya menghadirkan Eksis bawang merah berbarengan tarif ekonomis,” Kasat Reskrim Polres Enrekang AKP Dodie Ramaputra kepada detikSulsel, Senin (24/8/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pelaku lantas mengajak korban berboncengan motor menuju Desa Bungin, Kecamatan Bungin, Rabu (19/8) Sekeliling pukul 08.00 Wita. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku membonceng korban melintas di jalur Poros Baraka-Banti.

“Korban tergiur dan bersedia dibonceng pelaku menuju area Bungin,” tuturnya.

Pelaku Malah membawa korban di kawasan perbukitan Nan terpencil dari permukiman Penduduk. Setibanya di Letak, pelaku mengancam korban berbarengan badik agar mentransfer Duit ke rekeningnya,

“(Setelah tiba di Letak) Pelaku mengancam korban berbarengan badik agar mentransfer Duit ke rekening pelaku sebanyak Rp 40 juta,” terangnya.

Setelah korban mentransfer Duit, pelaku kemudian menghabisi nyawa korban. Pelaku menikam korban berbarengan badik dari Ambang dan belakang.

“Pelaku membunuh korban berbarengan memakai badik berbarengan menusuk korban hingga tewas,” tutur Dodie.

Sebelum kabur, pelaku menutupi jenazah korban memakai ranting dan dedaunan. Pelaku turut disinyalir memakai handphone Salma ciptakan Membikin kondisi via WhatsApp (WA) demi mengaburkan Mortalitas korban.

“Kerabat korban menyaksikan unggahan kondisi WhatsApp milik korban Nan berisi tulisan ‘Menghilang otw terpencil‘,” ucapan Dodie.

Setelah menyaksikan kondisi tersebut, kerabat korban menghubungi Salma pada Rabu (19/8). Namun korban Tak memberikan respons dan nomor WhatsApp-nya telah Tak hidup.

“Keesokan harinya pada Kamis (20/8), orang Uzur Salma mendatangi Griya kerabat korban ciptakan menanyakan keberadaan Salma dikarenakan korban belum kembali,” terangnya.

Keluarga kemudian mulai berkoordinasi berbarengan kerabat dan sejumlah Penduduk ciptakan mencari keberadaan Salma. Jenazah korban anyar terdeteksi di semak-semak Desa Bungin pada Jumat (21/8) Sekeliling pukul 14.00 Wita.

“Tubuh korban terdeteksi dibuang di semak-semak berbarengan letak tengkurap dan di atas tubuhnya pelaku Meletakkan ranting dan dedaunan kering banget agar mayat korban Tak terlihat,” ucapan Dodie.

Tak lamban setelah mayat terdeteksi, polisi turut menangkap pelaku. Berdasarkan keluaran pemeriksaan, motif pelaku disinyalir dikarenakan Dorongan ekonomi.

“(Motif pelaku) Terdesak kebutuhan Duit dikarenakan kekalahan bermain judi daring,” bongkar Dodie.

Pelaku disinyalir telah mengagendakan pembunuhan itu. Pelaku disangkakan melanggar Pasal 459 UU Nomor 1 Tahun 2023 terkait KUHPidana juncto UU Nomor 1 Tahun 2026 terkait Penyesuaian Pidana, subsider Pasal 458 Bagian (1).

(sar/ata)

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *