Asisten Griya Tangga atau ART WNI di Malaysia membongkar kondisinya Nan mengenaskan usai merasakan penganiayaan oleh majikannya seorang diri.
Video Nan beredar di media sosial memunculkan tindakan pemukulan Nan dikerjakan oleh seorang Pria berbaju biru.
“Majikan pukul pembantu Griya,” demikian keterangan video Nan diunggah oleh identitas @netizenledger dikutip pada 15 Juni 2026.
Pria tersebut secara membabi buta memukul wanita Nan disinyalir Ialah asisten Griya tangga Nan berasal dari Indonesia.
ketika menyusuri tindakan pemukulan itu, korban inti nongkrong di sofa.
internal video lainnya Nan beredar di media sosial, korban berinisial YY ini membongkar kondisinya usai dianiaya oleh majikannya seorang diri.
Mulai dari tubuhnya Nan dipukuli hingga ucapan ditusuk Tiba Tak meraih menyaksikan.
“Tapi ini Tetap meraih menyaksikan, tapi Nan kanan ini memang telah nggak meraih menyaksikan,” ujar YY sembari menunjukkan kondisi matanya internal video Nan diunggah @netizenledger.
Bahkan, korban juga mengaku mendapat tusukan sebanyak 17 kali di tubuhnya.
Adapun, keempat pelaku merupakan dua pasutri Nan tinggal internal sebuah Griya di Johor Bahru Utara.
Korban Mendapat Pelindungan legalitas
Kasus ini mendapatkan perhatian dari Kementerian eksternal Negeri dan menjamin ciptakan memberikan perlindungan legalitas ciptakan WNI Nan merasakan penganiayaan di Malaysia.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah mengutarakan bahwa pihak kepolisian Malaysia telah menangkap empat pelaku Nan disinyalir terlibat internal tindakan penganiayaan.
Heni juga menegaskan rezim Indonesia akan memfasilitasi tahapan legalitas Nan dijalani korban sekaligus menjamin agar mereka mendapat pelindungan selama tahapan menyusuri.
“”Perwakilan RI terkait akan memfasilitasi tahapan legalitas dan pelindungan legalitas terhadap korban melalui pendampingan oleh retainer lawyer. KJRI Johor Bahru akan menjamin hak-hak korban terpenuhi selama tahapan legalitas Melangkah,” ujar Heni.
Fana itu, Ketua Polisi Johor Datuk AB Rahaman Arsad memaparkan, penangkapan dikerjakan setelah video penganiayaan viral di media sosial.
“Ini Ialah Esa kasus Nan mengikutsertakan ataupun kasus Nan telah viral di media sosial pada 14 Juni 2026, Nan mengikutsertakan Esa insiden di mana lelaki ataupun Wanita disinyalir memukul pembantu Griya tangganya Nan disinyalir Ialah Penduduk bangsa asing ataupun pekerja pembantu Griya tangga asing,” katanya, dilansir siaran media Polis Johor, Pekan, 14 Juni 2026.
ciptakan motif pemukulan Tetap internal penyelidikan pihak polisi.