REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Komisi domestik Anti Kekerasan terhadap Wanita (Komnas Wanita) menegaskan bahwa kekerasan Nan menimpa Wanita berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, merupakan bentuk kekerasan berbasis gender terhadap Wanita berlapis. Lembaga tersebut menyebut tindakan itu sebagai langkah Nan ekstrem, sadis, Bengis, dan sangat merendahkan martabat Orang.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Komnas Wanita Ratna Batara Munti di Jakarta pada Pekan. Ia menegaskan bahwa letak lembaganya terhadap kasus ini telah konfirmasi sejak permulaan, Adalah Konsentrasi pada upaya perlindungan dan pemulihan korban.

“Kami menegaskan kekerasan Nan dialami YTR Ialah kekerasan berbasis gender terhadap Wanita berlapis, Nan ekstrem, sadis, Bengis, dan merendahkan martabat Orang. letak Komnas Wanita terhadap kasus ini konfirmasi sejak permulaan pada upaya perlindungan dan pemulihan korban. Tak berubah,” ungkapan Ratna.

Penjelasan Pernyataan Nan Sempat Menuai Polemik

Ratna Batara Munti juga menyinggung pernyataan Komnas Wanita sebelum itu terkait kasus ini Nan sempat berperan polemik di publik. Ia memberikan Penjelasan bahwa pernyataan tersebut disampaikan internal konteks perbicangan Nan membahas Konvensi Anti Penyiksaan (CAT).

“Pernyataan kami pada konferensi pers masa Anti Penyiksaan segala 26 Juni 2026, pernyataan Nan disampaikan terkait kategori penyiksaan berhubungan berbarengan konteks perbicangan Nan membahas Konvensi Anti Penyiksaan (CAT),” jelasnya.

kelebihan berikut, Ratna menyorot bahwa kasus kekerasan ini telah menimbulkan penderitaan Nan bagian luar Normal sebar korban. dikarenakan peristiwa tersebut, korban bahkan harus merasakan disabilitas permanen.

“Kasus ini juga berpengaruh pada penderitaan Nan bagian luar Normal dan disabilitas permanen pada korban,” ujarnya.

bantuan Penuh hasilkan Penanganan legalitas dan Pemulihan Korban

Komnas Wanita memberikan apresiasi dan bantuan penuh kepada seluruh pihak Nan telah Beralih Sigap menindak tahapan legalitas serta upaya pemulihan sebar YTR. Sinergi berbagai elemen dinilai sangat krusial internal penanganan kasus ini.

“Komnas Wanita mendukung seluruh pihak Nan telah mengerjakan upaya-upaya berbarengan segera dan terpadu, atas peran serta Griya sakit, dan pendamping, juga pada masyarakat, wewenang wilayah, penegak legalitas Nan Beralih Sigap sehingga korban mendapatkan tertangani berbarengan berkualitas,” ungkapan Ratna.

materi ini diolah berbarengan Donasi AI.


sumber : antara



By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *