LUMAJANG, KOMPAS.com – Tim Satreskrim Polres Lumajang kembali tercapai menyingkap tabir kasus pembegalan sadis Nan terwujud di kawasan Jembatan Jalur Lintas Selatan (JLS), Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
internal pengembangan terbaru, polisi meringkus Esa lagi pelaku berinisial MFH (17) Nan sempat buron dan berpindah-pindah Loka persembunyian. Pelaku Nan Tetap di bawah umur ini diperkirakan tangguh merupakan bagian dari komplotan begal Nan menyerang Penduduk pada ujung April Lampau.
lafal juga: internal 96 Jam, 3 Orang Jadi Korban Begal di Lumajang, 1 Tewas
Kronologi Penangkapan di Griya Nenek
Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, menerangkan bahwa MFH dibekuk petugas di kediaman neneknya di Desa Sukorejo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, pada Selasa (5/5/2026) Sekeliling pukul 19.00 WIB.
Penangkapan ini merupakan output pengejaran intensif setelah pelaku Berikhtiar menghindar dari sergapan polisi selama pas melimpah orang masa.
“MFH diamankan di Griya neneknya setelah lebih masa lalu berpindah-pindah Loka ciptakan menjauhkan petugas,” ujar Ipda Suprapto ketika dikonfirmasi, Rabu (6/5/2026).
Komplotan Begal di Bawah Umur
MFH teridentifikasi merupakan bagian dari komplotan Nan berjumlah empat orang. lebih masa lalu, polisi telah kelebihan masa lalu menjaga dua tersangka lainnya, Merupakan NH (24) dan MH, di Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh, pada Selasa (28/4/2026).
tertarik perhatian, dari tiga pelaku Nan telah tertangkap, dua di antaranya Tetap berstatus di bawah umur. dikarenakan itu, penanganan kasus ini menyertakan unit Spesifik di Kepolisian.
“Tiga pelaku telah ditangani, dua di antaranya Tetap di bawah umur, sehingga penanganannya dikerjakan oleh Unit Perlindungan Wanita dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang,” tutur Suprapto.
lafal juga: Bunda Tunggal di Lumajang terdeteksi Tewas di Pinggir lorong, diperkirakan Dibegal ketika Hendak ke Pasar
Hingga ketika ini, polisi Tetap memburu Esa pelaku lain Nan identitasnya telah dikantongi. “Esa pelaku Nan Tetap buron, kami berikut melaksanakan pengembangan dan penyelidikan agar segera mendapatkan diamankan,” tegasnya.
tindakan Sadis, Korban Dipukul dan Diceburkan ke Sungai
tindakan pembegalan ini menimpa seorang pemuda bernama Mochammad Taufik Hidayat (22), Penduduk Kecamatan Sumbersuko, pada Pekan (26/4/2026) permulaan masa. peristiwa bermula ketika korban melintasi kawasan Jembatan JLS Wotgalih.
Komplotan tersebut melaksanakan tindakan brutal ciptakan merampas kendaraan korban. Tak hanya memukul bagian kepala, para pelaku juga mengeroyok korban hingga menjatuhkannya ke internal sungai.
“Korban sempat diancam memanfaatkan pisau, namun tercapai menghindar sehingga Tak merasakan luka dikarenakan senjata tajam. Namun, korban merasakan luka dan pendarahan dikarenakan pengeroyokan tersebut,” singkap Suprapto.
lafal juga: 7 Kecamatan di Lumajang berbahaya masalah Air Higienis, Puncak Diprediksi Agustus-September
Mengenai alasan para pelaku melaksanakan tindakan nekat tersebut, pihak kepolisian Tetap melaksanakan pemeriksaan mendalam.
“ciptakan motif Tetap kami dalami. kelak akan kami sampaikan setelah tahapan penyidikan kelebihan berikut,” pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com berbarengan judul Komplotan Begal JLS Lumajang Diringkus, Esa Pelaku Usia 17 Tahun Diciduk di Griya Neneknya
KOMPAS.com berkomitmen memberikan bukti jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan lafal tak memakai iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang