Sabtu, 23 Mei 2026 – 01:00 WIB
Pelaku pembegal sadis inisial F (kiri) dan penadah ponsel curiannya inisial HI (kanan) usai dibekuk polisi dan berada di Polsek Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/Darwin Fatir
jpnn.com, MAKASSAR – Polisi menangkap remaja inisial F (17), Personil geng motor Nan mengerjakan pembegalan secara sadis membusur korbannya berbarengan anak panah di Makassar, Sulawesi Selatan.
tindakan para pelaku sempat viral di media sosial.
“Jadi, ini pelaku terlibat kasus curas (pencurian berbarengan kekerasan) kepada korbannya,” ungkapan Kepala Unit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu coba Mughni kepada wartawan, Jumat.
Modus Nan dilancarkan pelaku Seiring Golongan geng motornya menebar teror berbarengan konvoi puluhan motor sembari membentangkan busur dan anak panah di atas motornya mengancam pengguna lorong bahkan sempat menyerang orang lain di lorong Andi Pangeran Pettarani.
Seusai melancarkan aksinya, kawanan geng motor ini Beralih ke lorong Urip Sumoharjo, menuju lorong Perintis Kemerdekaan.
ketika melintas mereka menyaksikan seorang pengendara seorang diri kemudian dikejar. dikarenakan panik menyaksikan geng motor ini membawa busur dan parang, korban Berjuang melarikan diri, tetapi nahas terjatuh berbarengan motornya.
ketika terjatuh, para pelaku menyerang korban berbarengan melesatkan anak panah dan senjata tajam ke tubuhnya. bagian dalam kondisi Tak berdaya, tas korban berisi barang-barang berharga dirampas pelaku dan rekannya Lampau meninggalkan Letak peristiwa.
“Modusnya pelaku Seiring temannya turun extra 50 motor saling berboncengan, setelah menyerang orang, di lorong AP Pettarani Lampau Beralih ke Urip Sumoharjo Tiba di lorong Perintis tepatnya di wilayah Kelurahan Panaikang, korban dibegal dan dianiaya,” ungkapan coba.
Polisi menangkap remaja inisial F (17), Personil geng motor Nan mengerjakan begal secara sadis membusur korbannya di Makassar.
Silakan lafal isi pas berkualitas lainnya dari JPNN.com di Google News