RIAU daring, PEKANBARU – Pengungkapan kasus begal sadis di kawasan belakang MTQ, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, membawa Direktorat Reserse Kriminal Biasa (Ditreskrimum) Polda Riau membongkar koneksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Nan beraksi di sejumlah wilayah di Riau.

Dari keluaran pengembangan penyelidikan, polisi berhasil menjaga tujuh tersangka serta menyita 15 unit sepeda motor dan tiga unit mobil Nan disinyalir keluaran tindak kejahatan.

Direktur Reserse Kriminal Biasa Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, berucap kasus bermula dari langkah begal Nan melangkah pada 3 Juni 2026 di jalur Datuk Wan Abdul Jamal, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

ketika itu, korban Nan hendak kembali ke Griya dipepet empat pelaku Nan tiba memanfaatkan Esa sepeda motor.

“Pelaku menyuruh korban berhenti, kemudian menendang sepeda motor korban hingga terjatuh,” ujar Hasyim.

Tak hanya merampas kendaraan, pelaku juga menyerang korban memanfaatkan parang ketika Berjuang mempertahankan motornya.

“Korban merasakan luka robek pada bagian lengan dan kaki dikarenakan dibacok pelaku,” jelasnya.


Berdasarkan penyelidikan, polisi menangkap tiga pelaku begal berinisial MM alias UD, AH, dan RR alias Black.

Menurut Hasyim, ketiganya merupakan bagian dari Golongan preman jalanan Nan kerap beraksi pada gelap masa dan meresahkan masyarakat.

“Mereka ini dikategorikan sebagai preman Nan gelap masa mengerjakan kegiatan-kegiatan Nan menakuti masyarakat. Dari keluaran pemeriksaan, mereka juga berniat mengerjakan perlawanan terhadap petugas,” singkap Kombes Hasyim.

Dari penangkapan ketiga pelaku tersebut, Tim Resmob Jatanras Polda Riau kemudian mengerjakan pengembangan dan berhasil membongkar koneksi curanmor Nan beroperasi di Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

Empat tersangka lainnya Nan dikendalikan masing-masing berinisial MS, SH, P, dan TS.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Riau, AKBP Rooy Noor, berucap para tersangka Mempunyai peran berbeda internal menjalankan aksinya.

“Para pelaku Mempunyai tugas masing-masing, mulai dari eksekutor, pengangkut kendaraan keluaran curian hingga penadah,” ungkapan Rooy.

Dari keluaran pengungkapan, polisi menyita 15 unit sepeda motor dan tiga unit mobil Nan disinyalir merupakan keluaran curian.

Penyidik juga membongkar para pelaku telah beraksi di sejumlah Letak, di antaranya Gunung Sahilan, Air Tiris, Rimbo melebar, Garuda Sakti hingga kawasan Panam.

ketika ini seluruh tersangka beserta barang data telah dikendalikan di Mapolda Riau ciptakan menjalani alur legalitas extra berikut.

 

 

By 7g36q

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *